Tuesday, October 22, 2019

Wawan Dalam pemikiran progresif


Indonesia ini membuka peluang siapapun menjadi apapun seseui dengan mimpi-mimpinya.
Siapapun bisa menjadi apapun di Indonesia ini. Selama itu baik buat bersama, baik buat peradaban, baik buat kemanusiaan. menjadi politisi boleh, menjadi ilmuan boleh, menjadi apapun boleh.
Dan tidak bisa kemudian mimpi-mimpi itu dihakimi begitu saja.
Orang bertato buruk, orang gondrong buruk. Lalu Kita menghakimi Masa depan mereka karena tampilan-tampilan mereka.
Menurut Saya hidup tidak sesederhana itu. Masadepan Orang tidak bisa kemudian Kita hakimi di ukur dari tato, dihakimi dari tato, dihakimi dari panjang pendek rambutnya Dan sebagainya.
Itu menghambat, itu menghambat orang berkembang, menghambat inovasi, menghambat kemajuan Dan sebagainya.
Yang paling berbahaya menurut saya, peradaban yang terhambat, kemajuan peradaban yang terhambat.
Kita tidak bisa menolak bahwa tehknologi berjalan terus maju. Siapapun yang menolak perjalanan jaman, dia akan tergilas oleh jaman itu sendiri.